Kondisi Apps Economy dan Peran API Business Models

Almer Satria Rama/ 1401180150/ MB-41-01

Dosen : Pak Andry Alamsyah

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas Blog yang berjudul “Kondisi Apps Economy dan Peran API Business Models” ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan dari penulisan dari blog ini adalah untuk memenuhi tugas Pak Andry Alamsyah selaku dosen padamata kuliah New Digital Economy. Selain itu, blog ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang Apps Economy dan API Business Models bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Apa itu Apps Economy?

Trust Me: Reputation is the commodity of the sharing economy ...

Apps economy adalah perekonomian berbasis aplikasi yang kini mulai berkembang, seiring dengan pertumbuhan aplikasi mobile yang semakin pesat. Berbagai aspek dalam hidup di zaman sekarang ini sangat bergantung pada berbagai aplikasi mobile yang menawarkan berbagai kemudahan.

Bagaimana Kondisi Perkembangan Apps Economy di Indonesia?

Kondisi Perkembangan Apps Economy di Indonesia ini telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia.Aplikasi yang digunakan untuk berbelanja, perbankan, traveling, dan layanan lainnya yang menyangkut keperluan sehari-hari bagi banyak orang, mengalami peningkatan yang cukup signifikan, baik dari waktu yang dihabiskan untuk mengakses aplikasi maupun dari segi kebutuhan akan layanan-layanan.

Ketergantungan orang terhadap aplikasi mobile rupanya membawa keuntungan yang tidak sedikit. Bahkan, Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu “lahan subur” untuk berkembangnya app economy. 

Beberapa contoh app economy adalah, penggunaan aplikasi e-commerce untuk berbelanja. Bahkan, data dari App Annie menyebutkan bahwa Tokopedia menduduki peringkat pertama aplikasi belanja yang digunakan di Indonesia. Selain itu, keuntungan yang diperoleh dari iklan maupun in-app purchase pada game, juga termasuk contoh lain dari app economy.

Seberapa besar keuntungan yang didapat di ranah mobile?

Pada tahun 2016, penerbit aplikasi mendapatkan keuntungan lebih dari US$35 miliar (sekitar Rp466 triliun) hanya dari App Store dan Google Playstore.

Slide Revenue Apps Worldwide | AppAnnie

Gambar diatas merupakan keuntungan aplikasi mobile yang mengalami peningkatan selama periode 2014 hingga 2016.Angka tersebut belum termasuk keuntungan dari platform aplikasi Android pihak ketiga dan keuntungan dari iklan mobile. 

Sejumlah fakta menarik seputar perkembangan pasar aplikasi mobile Indonesia dibeberkan oleh App Annie, perusahaan analisis dan riset pasar aplikasi mobile. Pada laporan bertajuk 2017 Retrospective: A Monumental Year for the App Economy yang disusun oleh perusahaan tersebut, penduduk Indonesia tercatat sebagai salah satu pengguna aplikasi mobile paling aktif di dunia, bersaing dengan negara-negara seperti Cina, India, Brazil, dan Korea Selatan.

Dalam laporan yang sama, Indonesia juga tercatat menduduki peringkat tertinggi dalam kategori lama penggunaan aplikasi mobile per hari. Rata-rata pengguna smartphone di Indonesia menghabiskan waktu mencapai hampir 250 menit (lebih dari empat jam) dalam sehari.

“Tingkat pengadopsian aplikasi mobile di kategori keuangan atau mobile banking oleh penduduk Indonesia juga paling tinggi di dunia.”

Gambar diatas merupakan bagan Pengguna Smartphone di Indonesia 2016-2019

Meski terbilang tinggi, namun total durasi penggunaan aplikasi mobile oleh penduduk Indonesia masih belum bisa menyaingi Cina. Dalam laporan terpisah, App Annie menyatakan pengguna perangkat mobile di Cina telah berinteraksi dengan aplikasi selama lebih dari 200 miliar jam pada kuartal keempat 2017.

Angka tersebut tak lepas dari jumlah penduduk dan pengguna perangkat mobile di Cina. Menurut kabar, jumlah pengguna perangkat mobile di negeri tirai bambu diperkirakan telah mencapai lebih dari 1 miliar unit, atau kira-kira dari 4,5 kali lipat dari pasar Indonesia.

Di samping unggul dalam urusan durasi pemakaian aplikasi mobile, tingkat pengadopsian aplikasi mobile di kategori keuangan atau mobile banking oleh penduduk Indonesia juga paling tinggi di dunia.

Dibandingkan dengan tahun 2015, negara kita disebut-sebut mengalami peningkatan tingkat adopsi aplikasi mobile banking hingga mencapai dua ratus persen di tahun 2017. Hal ini mengindikasikan hasil yang positif atas investasi pada sektor fintech dan mobile banking selama dua tahun terakhir.

Apa itu Api Business Model?

API adalah singkatan dari Application Programming Interface, dan memungkinkan developer untuk mengintegrasikan dua bagian dari aplikasi atau dengan aplikasi yang berbeda secara bersamaan. API terdiri dari berbagai elemen seperti function, protocols, dan tools lainnya yang memungkinkan developers untuk membuat aplikasi. Tujuan penggunaan API adalah untuk mempercepat proses development dengan menyediakan function secara terpisah sehingga developer tidak perlu membuat fitur yang serupa. Penerapan API akan sangaat terasa jika fitur yang diinginkan sudah sangat kompleks, tentu membutuhkan waktu untuk membuat yang serupa dengannya. Misalnya: integrasi dengan payment gateway. Terdapat berbagai jenis sistem API yang dapat digunakan, termasuk sistem operasi, library, dan web.

Peran API Business Models

Bisnis konten dan apps saat ini berkembang sangat cepat, penyedia layanan bersaing untuk mempromosikan produknya, salah satu caranya adalah membuat API (application programming interface) . API dibuat untuk memudahkan integrasi layanan dengan layanan pihak lain (partner atau pihak ketiga), sehingga semakin banyak yang menggunakan layanan tersebut. Disisi lain API merupakan satu sarana untuk mengkoleksi data data yang berguna saat ini untuk analisa perilaku individu maupun pasar.

Kenapa menggunakan API?  

API membuat pemrograman menjadi lebih mudah dan mungkin. Seperti yang sudah disebutkan di atas, kebutuhan kita sebagai pelanggan dan khususnya bagi developer sangat dimudahkan dengan adanya API. Dengan melihat hal tersebut, peran dari API sendiri sangat berat terlebih untuk membuat tampilan sebuah aplikasi menjadi interaktif, mudah untuk digunakan, dan bersahabat untuk pengguna. Tidak hanya itu, API juga digunakan untuk berkomunikasi antara layanan-layanan. API memiliki peran yang sangat penting dalam teknologi.

Keuntungan menggunakan API Bagi Para Developer

1.       Aplikasi

API membantu kinerja dari aplikasi lebih cepat dan fleksibel seperti layanan dan informasi yang diberikan karena API dapat memasuki komponen-komponen aplikasi.

2.       Kustomisasi

Dengan API, kustomisasi untuk konten dan layanan dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan keinginan.

3.       Fleksibel

API membuat layanan menjadi lebih fleksibel. Hal tersebut karena API mendukung data migrasi lebih baik dan informasi yang didapat ditinjau lebih dekat.

4.       Integrasi / integration

API dapat menjamin pengiriman informasi lebih lancar dikarenakan API memungkinkan konten tertanam dari aplikasi maupun situs dengan mudah. Hal tersebut memberikan pengalaman yang terintegrasi bagi pengguna.

5.       Lebih banyak data

API memberikan banyak pilihan karena semua informasi yang dihasilkan di tingkat pemerintah tersedia untuk setiap warga negara.

Pengaplikasian Api

Facebook Instagram Twitter Icon Images, Stock Photos & Vectors ...

Contoh dari API yang lintas platform adalah API Twitter dan Facebook, yang memungkinkan kita untuk dapat mengakses data pengguna platform tersebut pada aplikasi kita. Contoh lain seperti API Bot Telegram dan LINE yang memungkinkan aplikasi kita untuk dapat mengirim dan membaca chat dari pengguna platform tersebut secara otomatis.

7 Jenis Model Bisnis API

1. Api sebagai fungsi bisnis

“API sebagai produk harus difokuskan pada kekhawatiran mewujudkan dan mengeksternalisasi layanan berdasarkan kebutuhan mitra, pemasok, dan konsumen. Jadi sementara mengekspos API akan mempercepat peluang bisnis dengan memperluas fungsionalitas bisnis, perusahaan juga harus mempertimbangkan kemampuan arsitektur bisnis mereka saat ini … “

Sebagai contoh, mari kita asumsikan kita memiliki API yang terkait dengan toko aplikasi untuk beberapa lingkungan seluler yang populer. API menyediakan peringkat harian gratis penempatan aplikasi dan data historis yang terbatas yang berguna bagi pemasar, perancang, dan bahkan pengembang game, karena menyatakan sifat relatif dan fokus dalam pemasaran.

2. API sebagai Produk

Saat memperlakukan API sebagai produk dalam arti monetisasi, pada dasarnya ingin menciptakan lingkungan pengisian langsung. Ketika pengguna menggunakan API dengan cara apa pun, pemanfaatan itu memiliki muatan yang terkait dengannya, baik melalui pendaftaran bulanan atau semacam mekanisme pengisian lainnya. Pengguna dapat memanfaatkan produk Anda sebanyak yang mereka inginkan, biasanya dengan biaya tetap yang mengurangi jangka waktu yang ditetapkan.

3. Tiering API dan Peningkatan Fungsi

Gagasan di balik API Tiering pada dasarnya adalah tampilan baru pada API sebagai Produk. Dalam pendekatan ini, Anda memberikan level dasar sebagai opsi gratis, tetapi gunakan ini untuk meningkatkan penawaran data Anda sebagai kenaikan tingkat fungsi tersegmentasi tambahan. Ini sering disebut sebagai freemium, dan mengikuti pendekatan yang sangat mendasar – menawarkan fungsi default, dan jika lebih banyak akses data atau lebih banyak fungsi diperlukan, tawarkan ini dengan biaya. Proses ini berfungsi dengan baik dan sering diadopsi oleh aplikasi seluler.

4. Pengukuran Interaksi API

Solusi terakhir yang disebut “freemium” dalam daftar ini, pengukuran interaksi API adalah proses mengukur interaksi pengguna, dan membebankan biaya terkait untuk interaksi tersebut. Ini dapat digunakan untuk efek yang besar, terutama untuk organisasi dan bisnis yang lebih kecil – mampu membayar hanya untuk sejumlah kecil penggunaan sementara offset penggunaan yang lebih tinggi biaya fungsional dapat membantu usaha kecil menggunakan data yang mungkin tidak dapat mereka manfaatkan dengan efektif biaya.

5. API sebagai Alat Pemasaran

Dalam pendekatan ini, API itu sendiri bukan layanan yang dimonetisasi melainkan alat pemasaran. API adalah titik masuk gratis ke seluruh ekosistem Anda, dan pemanfaatan API tersebut benar-benar mirip dengan demo. Inilah saatnya kita mulai beralih dari monetisasi langsung, dan lebih ke arah monetisasi sekunder, di mana nilai itu sendiri bukan berasal dari API, tetapi dari bisnis yang difasilitasi API.

6. Kemitraan API Strategis

Dalam pendekatan monetisasi ini, API tidak menghasilkan nilai melalui data yang disediakannya, tetapi melalui data yang ditanganinya – dengan bermitra dengan organisasi bisnis, dan menawarkan API Anda sebagai API bisnis, pada dasarnya memposisikan diri sebagai sumber daya fasilitasi . Bisnis akan berintegrasi dengan API karena apa yang dapat mereka lakukan, dan memberikan nilai khusus melalui fasilitasi ini.

7. Strategi Kemitraan API

Pada awalnya Jenis monetisasi ini mungkin tidak tampak jelas berharga, tidak ada uang aktual yang sebenarnya berpindah tangan dalam jenis pendekatan ini. Nilainya justru berasal dari peningkatan fungsi bisnis. Dalam dunia bisnis, menabung menghasilkan uang – setiap sen yang disimpan dapat disimpan, dialihkan, atau diinvestasikan kembali, sehingga bahkan penurunan biaya kecil per proses dapat menghasilkan penurunan biaya yang sangat besar di seluruh lingkungan bisnis.

Kesimpulan

Monetisasi API bisa menjadi hal yang sulit untuk diperbaiki. Jika Anda menghadirkan penghalang masuk terlalu tinggi, biaya ini dapat menghambat pertumbuhan dan mengakibatkan hilangnya pengguna potensial. Di sisi lain, meremehkan API Anda atau melewatkan monetisasi sama sekali dapat menyebabkan API Anda tidak dapat menopang dirinya sendiri. Pada akhirnya, solusinya tidak benar-benar salah satu dari opsi-opsi ini secara terpisah – pendekatan terbaik akan menjadi kombinasi dari pendekatan.

“Apabila edukasi dan persiapan tersebut terlaksana dengan baik, dalam beberapa tahun ke depan Indonesia akan menjadi salah satu negara yang terdepan dalam ranah mobile dan app economy.”

Daftar Pustaka:

https://id.techinasia.com/pertumbuhan-app-economy-di-indonesia

Apa itu API?

7 Types Of API Business Models

API Business Model ..

https:/entrepreneur.uai.ac.id/app-annie-durasi-penggunaan-aplikasi-mobile-indonesia-tertinggi-di-dunia/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website at WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: